Pagi yang
cerah, pagi ini aktivitas seperti biasanya. Saya bangun dari jam 5 pagi, lalu
mandi dan setelah itu melakukan ibadah sholat subuh. Setelah sholat subuh
biasanya saya lebih suka bersantai di teras rumah, menikmati pagi sambil ngopi (minum kopi). Ngopi adalah rutinitas saya setiap pagi,
mungkin dalam beberapa tahun ini saya terbiasa dengan aktivitas yang sama.
Mungkin aktivitas ini tidak sehat buat saya, tapi di desa ini terbiasa dengan
cara seperti ini. Ngopi di pagi hari sudah mendarah daging di
desa ini, kebiasaan yang saya lihat dari orang tua saya, akhirnya menular ke
diri saya.
Kopi
adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang disangrai lalu dihaluskan menjadi
bubuk. Kata kopi berasal dari bahasa Arab, yaitu qahwah yang berarti kekuatan, karena mulanya
kopi itu digunakan sebagai makanan kekuatan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan
menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam
bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera
diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi
kata kopi yang dikenal saat ini. Indonesia adalah negara terbesar ke 4 yang
memproduksi kopi, varian yang ada dipasaran ada 3 yaitu kopi arabica, robusta
dan kopi luwak.
Ngopi adalah istilah yang digunakan sebagaian warga Indonesia
saat sedang santai dan menikmati makanan ringan. Namun istilah ngopi ini juga bisa pada arti yang
sebenarnya yaitu ‘minum secangkir kopi’. Buat saya pribadi, ngopi adalah simbol pria dewasa. Saya ingat
sekali pertama kali saya ditawari kopi ketika bertamu ke rumah kerabat, hal ini
janggal karena biasanya tuan rumah hanya menawarkan kopi kepada bapak, dan saya
akan dipaksa minum sirup dingin. Namun ketika saya ditawari apakah ingin kopi
hitam atau kopi susu, lengkap sudah rasanya saya jadi seorang pria dewasa. Istilah “ngopi” dari
awalnya sebagai kegiatan yang merakyat (tak peduli kelas sosial-ekonominya)
menjadi untuk kelas menengah dan yang di atasnya. Menyempitkan maknanya dari
media bersosialisasi yang tak terbatas tempatnya.
Dari
banyaknya pro kontra tentang efek samping ngopi,
kita harus sadari bahwa ngopi adalah salah satu budaya orang
Indonesia. Sebuah hal yang dilakukan secara terus-menerus akan dikatakan
sebagai kebiasaan, dan kebiasaan yang telah dilakukan oleh orang banyak, maka
dapat dikatakn sebagai budaya. Budaya ngopi ini dapat dikatakan sebagai sarana
bersyukur sederhana orang Jawa dan sebagian orang Indonesia, dalam menikmati
setiap detik kehidupan ini. Budaya ini akan terus mengalir dan menyesuaikan
perkembangan zaman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar